Text
ANALISIS LAJU DAN KAPASITAS INFILTRASI DI KECAMATAN BUKIT RAYA KOTA PEKANBARU DENGAN MENGGUNAKAN METODE HORTON
Infiltrasi merupakan proses penting dalam siklus hidrologi yang berperan dalam menentukan jumlah air hujan yang dapat diserap oleh tanah. Perubahan tata guna lahan di kawasan perkotaan seperti Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, menyebabkan menurunnya daya serap tanah yang berdampak pada meningkatnya limpasan permukaan dan potensi banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju dan kapasitas infiltrasi tanah pada lima lokasi berbeda di Kecamatan Bukit Raya menggunakan metode Horton. Metode penelitian yang digunakan adalah pengukuran langsung menggunakan double ring infiltrometer dan analisis kurva Horton untuk menentukan parameter laju infiltrasi awal (f?), laju infiltrasi akhir (fc), serta konstanta penurunan laju infiltrasi (k). Selain itu, data curah hujan historis selama 20 tahun (2005–2024) digunakan untuk menganalisis hubungan antara curah hujan dan infiltrasi. Hasil penelitian menunjukkan variasi laju infiltrasi antar lokasi yang dipengaruhi oleh kondisi tutupan lahan, tekstur tanah, dan kelembaban awal. Nilai f? berkisar antara 3 hingga 30 cm/jam, sedangkan nilai fc berkisar antara 1,5 hingga 15 cm/jam. Korelasi antara intensitas curah hujan dan infiltrasi menunjukkan bahwa tingginya intensitas hujan dapat melampaui kapasitas infiltrasi tanah, sehingga berpotensi menimbulkan limpasan permukaan. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa metode Horton mampu menggambarkan pola penurunan laju infiltrasi secara eksponensial dan akurat, serta memberikan gambaran yang jelas mengenai kapasitas infiltrasi tanah di seluruh lokasi pengamatan di Kecamatan Bukit Raya.
No other version available