Art Original
PENGARUH HASIL UJI SONDIR TERHADAP KUAT DUKUNG FONDASI SUMURAN SEBAGAI TAMBAHAN DUKUNGAN BALOK SLOP BENTANG PANJANG PADA GEDUNG DPRD ROKAN HULU
Pondasi merupakan elemen struktural yang sangat penting dalam mendukung beban bangunan ke tanah dasar. Dalam proyek pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Rokan Hulu, kondisi tanah yang bervariasi menuntut pemilihan tipe dan dimensi pondasi yang tepat. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kapasitas tanah adalah pengujian Cone Penetration Test (CPT), yang memberikan informasi langsung mengenai tahanan tanah terhadap penetrasi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kuat dukung tanah dan penurunan fondasi sumuran berdasarkan data CPT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hasil uji sondir/CPT terhadap kuat dukung tanah pada fondasi sumuran, dan menganalisis besar penurunan fondasi sumuran akibat beban yang bekerja. Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan empiris Robertson untuk menghitung daya dukung tanah berdasarkan nilai tahanan ujung konus (qc), serta pendekatan Schmertmann untuk estimasi penurunan tanah. Data diambil dari tiga titik uji sondir dengan kedalaman bervariasi antara 4,8 hingga 6,6 meter. Hasil penelitian menunjukkan dengan pendekatan empiris Robertson, diperoleh daya dukung izin sebesar 234,72 kg/cm2 – 458,64 kg/cm2, Hasil ini menunjukkan bahwa uji sondir memiliki pengaruh langsung dalam menentukan besarnya daya dukung tanah, dan memberikan dasar yang kuat untuk merancang dimensi fondasi sumuran secara efisien dan aman. Penurunan fondasi dihitung menggunakan pendekatan Schmertmann berdasarkan nilai qc dan estimasi modulus elastisitas tanah (Es). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penurunan maksimum terjadi pada titik S-2 sebesar 11,89 mm, sedangkan titik S-1 dan S-3 masing-masing sebesar 8,17 mm dan 7,41 mm. Seluruh nilai penurunan ini masih berada di bawah batas toleransi penurunan maksimal untuk fondasi individu, yaitu 25 mm.
No other version available