Text
ANALISIS USAHATANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI CABAI MERAH DI KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU
ABSTRAK Puji Lestari. 214221006. ANALISIS USAHATANI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI CABAI MERAH di Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Asrol, MEC dan Dr. Elinur, SP, M.Si. Pengembangan usahatani cabai merah memerlukan perhatian yang serius dari Pemerintah terdapat beberapa masalah usahatani cabai merah seperti adanya fluktuasi harga, tingginya biaya produksi serta kurangnya penerapan teknologi dan manajemen usahatani kurang optimal. Penelitian ini menggunakan data melalui survei dengan 71 sampel petani yang dianalisis menggunakan metode deskriptif dan regresi analisis regresi linier berganda model OLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani berada pada usia produktif dan memiliki pengalaman serta tingkat pendidikan menengah, namun keterlibatan generasi muda masih rendah. Usahatani cabai merah di Kota Pekanbaru tergolong layak dengan nilai efisiensi (R/C ratio) sebesar 1,77, meskipun produktivitas (7.211 kg/ha) masih di bawah rata-rata provinsi dan nasional. Struktur biaya produksi didominasi oleh tenaga kerja yang menunjukkan bahwa petani masih bergantung pada tenaga manual. Hasil regresi linier berganda model OLS menunjukkan bahwa variabel benih, tenaga kerja, pupuk kandang, dolomit, herbisida, fungisida dan insektisida berpengaruh signifikan terhadap produksi cabe merah. Sedangkan pupuk NPK tidak signifikan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas petani, penyuluhan teknis dan adopsi teknologi untuk mendorong produktivitas dan efisiensi penggunaan input produksi cabe merah di Kota Pekanbaru. Penelitian ini merekomendasikan peran aktif stakeholder dalam mendukung pengembangan usahatani cabai berkelanjutan di Kota Pekanbaru
No other version available