Text
Adaptasi Budaya Melalui Media Sosial Pada Mahasiswa Internasional Universitas Islam Riau
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana adaptasi budaya yang dilakukan melalui media sosial oleh mahasiswa internasional universitas islam riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh hasil yang relevan. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa internasional universitas islam riau yang aktif dalam menggunakan media sosial. Berdasarkan Konsep teori Stella Ting Toomey terdapat lima dimensi yaitu, Adaptasi Budaya (Cultural Identity), Representasi Diri (Self-Representation), Adaptasi Sosial-Budaya (Sociocultural Adaptation), Keamanan dan Pengakuan Adaptasi (Identity Security and Validation), Strategi Negosiasi Adaptasi (Identity Negotiation Strategies). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa internasional di Universitas Islam Riau secara aktif mempertahankan dan menegosiasikan adaptasi budaya mereka melalui media sosial, khususnya Instagram. Adaptasi budaya mereka tidak hilang dalam proses adaptasi, tetapi justru diperkuat, disesuaikan, dan dirayakan. Media sosial dimanfaatkan sebagai ruang ekspresi diri, pembelajaran budaya lokal, komunikasi sosial, hingga sarana menjaga koneksi dengan budaya asal. Proses adaptasi ini berlangsung secara dinamis dan positif karena didukung oleh lingkungan kampus yang inklusif serta keterbukaan individu dalam berinteraksi lintas budaya.
No other version available