Text
Kajian Permasalahan Kerusakan Jalan Pada Pelaksanaan Pekerjaan Jalan Rigid (Studi Kasus Ruas Jalan Ketam Putih - Sekodi, Kecamatan Bengkalis)
Kajian Permasalahan Kerusakan Jalan Pada Pelaksanaan Pekerjaan Jalan Rigid (Studi Kasus Ruas Jalan Ketam Putih – Sekodi, Kecamatan Bengkalis) ABSTRAK Peningkatan jalan rigid ketam putih – sekodi dalam kajian ini, ditemukan hasil pekerjaan beton mengalami ketidaksesuaian, mengalami penurunan kapasitas mutu lebih awal, jauh sebelum umur rencana dicapai, faktor yang menjadi penyebabnya diantaranya, proses pelaksanaan beton, penyimpangan pemeliharaan beton/curing dan banyak faktor lainnya yang memicu terjadinya kerusakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi pada perkerasan beton rigid pada ruas jalan Ketam Putih – Sekodi dan menganalisa mekanisme terjadinya retak. Metode penelitian ini bersifat deskriptif-ekploratif dengan pendekatan studi kasus pada perkerasan jalan beton. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung, pengukuran, dan dokumentasi visual. Kemudian dilakukan kajian literatur terkait kerusakan yang terjadi pada masa pelaksanaan pekerjaan jalan rigid, khususnya retak pada beton perkerasan rigid. Hasil prediksi susut dihitung menggunakan empat metode standar: ACI Committee 209, ACI 209.2R-08, CEB-FIB MC90, dan EN 1992-1-1-2004. Nilai susut yang diperoleh masing-masing metode berturut-turut adalah 0,01030 mm; 0,00019 mm; 0,00097 mm; dan 0,00724 mm. Hasil perhitungan dibandingkan dengan susut aktual lapangan sebesar 2,1 mm. Hal ini perlunya perbaikan prosedur curing, penjadwalan pemotongan (cutting), pengendalian getaran, serta penyelarasan dowel dan pemasangan crack inducer sesuai spesifikasi. Implementasi monitoring real-time, suhu, kelembapan, dan deformasi direkomendasikan untuk pencegahan kerusakan dini di perkerasan beton
No other version available