Text
EVALUASI KAPASITAS JALAN TERHADAP ALINYEMEN HORISONTAL (STUDI KASUS JALAN GAJAH MADA SOUTH LINKS BATAM) JALAN BARU STA 02+990 - 03+990
Evaluasi Kapasitas Jalan terhadap Alinyemen Horisontal dengan studi kasus pada jalan Gajah Mada South Links Batam pada jalan baru di 02+990 - STA 03+990 Ilham NPM. 233121001 Abstrak Pada perencanaan pembangunan ruas jalan, umumnya direncanakan pembangunan secara bertahap mengacu kepada ruas jalan antara persimpangan ke persimpangan, sehingga ada kecendrungan untuk mengabaikan permasalahan persimpangan yang tertuang pada point 5.6.19 pedoman bidang jalan jembatan nomor 13/P/BM/2021 tentang persimpangan khususnya persimpangan sebidang yang diuraikan dalam aturan yang berbeda yaitu pada pedoman kapasitas jalan nomor 09/P/BM/2023. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh dari geometrik jalan khusus tikungan alinyemen horisontal yang terkait dengan bagian jalinan jalan dan bagian jalinan jalan itu sendiri terhadap kelancaran dan kenyamanan jalan. Metode pelaksanaan penelitian ini dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dengan cara pengumpulan data primer dan data sekunder serta studi literatur sedangkan metode kuantitatif dengan melakukan pengolahan data dengan menganalisa data yang telah dikumpulkan dan membuat perbandingan antara data eksisting dengan hasil analisa. Hasil penelitian pada ruas jalan Gajah Mada Southlink STA 02+990 – 03+990 didapat bahwa geometik jalan khususnya alinyemen horisontal pada tikungan STA 3+096.49 (C) dan STA 3+092.09 (D), masih memenuhi lengkung tikungan sesuai analisa Bina Marga dengan tetap mencapai kecepatan rencana 60 km/jam. Didapat juga bahwa geometrik jalan khususnya penampang melintang jalan pada persimpangan sebidang bagian jalinan jalan ditinjau dari aspek kapasitas jalan, telah terjadi penurunan kecepatan menjadi 30 km/jam. Dapat disimpulkan telah terjadi penurunan tingkat kelancaran dan kenyamanan jalan pada bagian jalinan jalan walaupun pada tikungan horisontal yang terkait bagian jalinan jalan tetap dapat tercapai kecepatan rencana sebesar 60 km/jam. Khusus daerah jalinan jalan yang diteliti tersebut, disarankan tetap dilakukan penutupan atau pembatasan jalinan jalan untuk menghindari terjadinya kemacatan yang diakibatkan penurunan kecepatan rencana yang hampir mencapai 50% dari kecepatan rencana. Kata kunci : Tikungan Alinyemen Horisontal, Bagian Jalinan Jalan
No other version available