Text
Pengaruh Harga Pasar dan Kebutuhan Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Pilihan Menyimpan Padi di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Pengaruh Harga Pasar dan Kebutuhan Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Pilihan Menyimpan Padi di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Provinsi Riau”, Dibawah Bimbingan Bapak Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Saipul Bahri, M.EC Padi merupakan komoditas unggulan utama tanaman pangan yang pengembangannya dilakukan pada daerah sentra produksi padi. Keberhasilan dalam usahatani padi tidak hanya ditentukan oleh faktor budidaya saja, akan tetapi juga dalam mengelola hasil produksi setelah panen. Salah satu keputusan penting dalam mengelola hasil panen adalah pilihan untuk menjual atau menyimpan hasil panen. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis: (1) Karakteristik petani dan profil usahatani padi sawah. (2) Pengaruh harga pasar terhadap pilihan petani dalam menyimpan padi di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. (3) Pengaruh kebutuhan konsumsi rumah tangga terhadap pilihan petani dalam menyimpan padi di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. (4) Peranan variabel kontrol terhadap pilihan menyimpan padi di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan metode survei. Tempat penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari – Juni 2025. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 45 petani dipilih secara acak. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata umur petani berada pada usia produktif, lama pendidikan 9,6 tahun (SMP), pengalaman berusahatani 20,56 tahun, dan jumlah tanggungan keluarga 5 jiwa. Status petani dalam kepemilikan lahan yaitu milik sendiri dan bagi hasil. Rata-rata luas lahan yaitu 0,39 Ha dan sumber modal sendiri. (2) Harga pasar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pilihan menyimpan padi. Kondisi ini menunjukkan bahwa naik turunnya harga pasar bukanlah faktor utama yang memengaruhi petani dalam mengambil keputusan menyimpan padi. Petani cenderung menjual padi jika terdapat sisa dari hasil panen setelah kebutuhan konsumsi terpenuhi. (3) Kebutuhan konsumsi rumah tangga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pilihan petani dalam menyimpan padi. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar kebutuhan konsumsi rumah tangga, maka kecenderungan petani untuk tidak menyimpan padi semakin tinggi, karena hasil panen digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. (4) Variabel kontrol yang meliputi luas lahan, ketersediaan tempat penyimpanan, dan pendapatan rumah tangga. Secara parsial, variabel ketersediaan tempat penyimpanan dan pendapatan rumah tangga tidak berpengaruh signifikan, sedangkan variabel luas lahan berpengaruh signifikan terhadap pilihan petani dalam menyimpan padi. Hal ini menunjukkan bahwa petani dengan lahan yang lebih luas cenderung memiliki hasil panen yang lebih banyak sehingga petani memutuskan untuk lebih banyak menyimpan untuk kebutuhan konsumsi.
No other version available