Text
PENGARUH BOKASHI KULIT NANAS DAN PUPUK SILIKA TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT PUTIH (Capsicum frutescens L.) PADA TANAH PMK
Penelitian dengan judul pengaruh bokashi kulit nanas dan pupuk silika terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman cabai rawit putih (Capsicum frutescens L.) pada tanah PMK. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan pengaruh utama bokashi kulit nanas dan pupuk silika terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman cabai rawit putih pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Islam Riau Pekanbaru selama 4 bulan dari September 2022 sampai Februari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah bokashi kulit nanas dengan 4 taraf perlakuan yaitu 0, 250, 500 dan 750 g per polybag. Faktor kedua dosis pupuk silika terdiri dari 4 taraf perlakuan 0, 15, 30, dan 45 g per tanaman. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, umur berbunga, persentase bunga menjadi putik, persentase putik menjadi buah, umur panen, berat buah per tanaman dan jumlah buah sisa per tanaman. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilakukan dengan Uji Lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh interaksi dari perlakuan bokashi kulit nanas dan pupuk silika nyata terhadap parameter persentase bunga menjadi putik, persentase putik menjadi buah, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan buah sisa per tanaman. Namun, tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan umur berbunga pada tanaman cabai rawit putih. Perlakuan terbaik adalah kombinasi bokashi kulit nanas 750 g/polybag dan pupuk silika 45 g/tanaman (B3S3). Pengaruh utama bokashi kulit nanas nyata terhadap semua parameter. Perlakuan terbaik adalah bokashi kulit nanas 750 g/polybag (B3). Pengaruh utama pupuk silika nyata terhadap semua parameter, kecuali parameter umur berbunga. Perlakuan terbaik adalah pupuk silika 45 g/tanaman (S3).
No other version available