Text
Penerapan Metode Resitasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Smk Darel Hikmah Kota Pekanbaru
Metode Resitasi merupakan salah satu metode dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Dari fakta di lapangan dapat diketahui bahwa kemampuan berpikir kritis masih rendah terkhusus di SMK Darel Hikmah Kota Pekanbaru yang ditemukan gejala-gejala rendahnya kemampuan berpikir kritis yaitu siswa tidak mampu mengidentifikasi kesimpulan, siswa tidak mampu mengidentifikasi ketidakrelevanan dan kerelevanan, siswa tidak mampu menemukan perbedaan, siswa tidak mampu menafsirkan apa yang diamati. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah penerapan metode resitasi dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Darel Hikmah Kota Pekanbaru? Maka tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan penerapan metode resitasi di kelas X Multimedia SMK Darel Hikmah Kota Pekanbaru. Dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), dan data telah ditetapkan tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Data dianalisis menggunakan presentase hasil tes siswa dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum penggunaan metode resitasi pada pra siklus kemampuan berpikir kritis siswa dikategorikan sangat kurang (37%). Setelah metode resitasi diterapkan pada siklus , kemampuan berpikir kritis siswa meningkat menjadi (79%) dengan kategori cukup. Dilanjutkan pada siklus 2, kemampuan berpikir kritis siswa meningkat menjadi (90%) dengan kategori yang sangat tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa, penerapan metode resitasi dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam SMK Darel Hikmah Kota Pekanbaru.
No other version available