Text
Analisis Citraan dalam Novel Aksaranita Karya Buminyakala
Bahasa adalah gambaran mental yang bertujuan untuk menyampaikan pikiran dan perasaan pengarang dalam sebuah karya sastra. Bahasa dalam novel, yang menggambarkan imajinasi pengarang, merupakan objek gaya yang menarik untuk dikaji. Menurut para ahli gaya, ada lima jenis citraan yang berbeda: penglihatan, suara, gerakan, rabaan, dan penciuman. Novel Aksaranita yang ditulis oleh Buminyakala, memanfaatkan kelima jenis citraan tersebut. Novel ini menceritakan tentang hadirnya Aksara mampu mengubah pandangan Saranita terhadap dunia, termasuk cinta, sebelum pria itu meninggalkannya tanpa aba. Tujuan penelitian untuk mengetahui, mendeskripsi, menganalisis, dan menginterpretasi data jenis citraan pada novel Aksasanita Karya Buminyakala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Mengunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis yaitu teknik hermeneutik. Teknik analisis data berdasarkan analisis isi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian analisis citraan pada novel Aksaranita Karya Buminyakala diketahui bahwa dari keseluruhan citraan di dominasi oleh citraan penglihatan dan citraan gerak, untuk citraan pendengaran dan citraan rabaan cukup signifikan di dalam novel tersebut. Sedangkan citraan penciuman lebih sedikit data yang ditemukan. Kelima citraan itu berperan penting dalam novel Aksarnita Karya Buminyakala untuk menciptakan suatu gambaran berdasarkan imajinasi pengaran dalam novel tesebut. Penelitian ini memperkaya kajian sastra, khususnya dalam bidang stilistika dan teori pencitraan, serta membantu memahami bagaimana bahasa membentuk makna dan pengalaman estetik dalam teks. Hasil analisis dari penelitian ini dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sastra, pengembangan kritik sastra. Dengan demikian, analisis citraan tidak hanya mengungkap keindahan bahasa dalam novel, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.
No other version available