Text
Representasi Kehidupan Hedonisme Seorang Influencer Dalam Film "Following"
Influencer merupakan pihak ketiga yang memiliki popularitas tinggi dan tidak selalu berasal dari kalangan artis atau public figure dan juga Influencer di media sosial seperti selebgram, key opinion leader, vlogger ataupun youtuber yang merupakan pengguna platform media sosial yang membangun fanbase atau followers Seperti dalam film “Following” berasal dari Korea Selatan yang merupakan produksi dari Engine Film Inc, yang rilis pada tanggal 15 Mei 2024 dan berdurasi selama 1 jam 42 menit. Disutradarai oleh Kim Se-hwi dan dibintangi oleh Byun Yo-han, Shin Hye-sun dan Lee el. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Representasi Kehidupan Hedonisme seorang Influencer dalam Film Following, dengan menggunakan analisis semiotika John Fiske yang akan merepresentasikan dan menganalisis jenis tanda berdasarkan tiga level yang diciptakan oleh John Fiske yaitu, level realitas, level representasi, level ideologi. Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menganalisis pendekatan model semiotika John Fiske. Lokasi yang akan dilakukan oleh peneliti dalam penelitian adalah berada di kota Pekanbaru dan disekitar wilayah Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau, Pekanbaru. Penelitian ini dapat disimpulkan dengan analisis semiotika John Fiske terhadap film Following yang ada unsur kehidupan henonisme seorang Influencer yang disajikan dalam 7 scene dengan fokus pada representasi kehidupan hedonisme seorang influencer tersebut. Level Realitas, Han Sora mewakili seorang individu yang kehidupannya sebagian besar telah dikomodifikasi dan dikurasi untuk konsumsi publik Pada level Representasi adalah inti dari bagaimana film ini membongkar ilusi pada scene. Dalam level Ideologi, Film Following dapat dianggap sebagai kritik terhadap hedonisme dan konsumerisme yang berlebihan dalam masyarakat modern.
No other version available