Text
Analisis Kriminologi Terhadap Perdaran Obat Kuat Illegal (Studi Kasus Pada Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan (BBPOM) Kota Pekanbaru)
Penelitian ini mengkaji fenomena peredaran obat kuat ilegal di Kota Pekanbaru melalui perspektif kriminologi dengan studi kasus pada Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM). Peredaran obat kuat ilegal yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) seperti sildenafil dan tadalafil dinilai berbahaya serta merugikan konsumen dan negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola distribusi, faktor-faktor penyebab, dan strategi pengawasan yang diterapkan BBPOM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ekonomi, lemahnya penegakan hukum, serta lingkungan sosial yang permisif menjadi pemicu utama peredaran obat ilegal. Pelaku memanfaatkan celah pengawasan dan melakukan penjualan melalui depot jamu serta saluran distribusi tersembunyi. BBPOM telah melakukan upaya penindakan dan edukasi, namun masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya dukungan masyarakat. Analisis menggunakan teori Situational Crime Prevention menunjukkan bahwa kejahatan ini terjadi karena adanya peluang situasional yang belum tertangani secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peredaran obat kuat ilegal merupakan bentuk kejahatan terorganisir yang memerlukan pendekatan sistematis dan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan aparat penegak hukum.
No other version available