Text
Pengaruh NPK Organik dan Biosaka terhadap pertumbuhan dan Produksi Kacang Kedelai (Glycine max (L) Merr.) Vaerietas Wilis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama NPK Organik dan Biosaka terhadap pertumbuhan dan produksi kacang kedelai (Glycine max (L) Merr.) varietas wilis. Penelitian telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau selama tiga bulan mulai dari November 2024 sampai dengan Januari 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis NPK organik terdiri dari 4 taraf perlakuan 0, 20, 40, 60 g per tanaman, sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi biosaka terdiri dari 5 taraf perlakuan : 0, 2, 4, 6, 8 ml per L air. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), umur berbunga (HST), umur panen (HST), klorofil daun, jumlah bintil akar efektif (buah), jumlah polong per tanaman (buah), berat biji basah per tanaman (g), berat biji kering per tanaman (g) dan berat 100 biji kering (g). Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan pada uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi NPK Organik dan Biosaka berpengaruh nyata terhadap parameter diameter batang, umur berbunga, klorofil daun, jumlah bintil akar aktif, jumlah polong per tanaman, berat biji basah per tanaman, berat biji kering per tanaman dan berat 100 biji kering. Sebaliknya, tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan umur panen. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis NPK organik 60 g per tanaman dan biosaka 8 ml per L air. Faktor utama NPK organik berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada dosis NPK organik 60 g per tanaman. Faktor utama biosaka berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi biosaka 8 ml per L air.
No other version available