Text
PEMANFAATAN LIMBAH SBE SEBAGAI CAMPURAN TANAH GAMBUT DAN DISTABILISASI DENGAN DIFA SOIL STABILIZER DAN SEMEN SEBAGAI SUBGRADE JALAN
Tanah gambut merupakan jenis tanah organik yang memiliki karakteristik buruk untuk konstruksi, seperti kuat geser rendah, kadar air tinggi, daya dukung rendah, dan sifat kompresibilitas tinggi. Kondisi ini sering menyebabkan permasalahan stabilitas pada struktur jalan yang dibangun di atasnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah gambut agar memenuhi persyaratan sebagai lapisan subgrade jalan, menggunakan kombinasi aditif Difa Soil Stabilizer, semen, dan Spent Bleaching Earth (SBE). Metode yang digunakan melibatkan pengujian laboratorium terhadap sampel tanah gambut asli dan sampel tanah gambut yang telah distabilisasi dengan berbagai proporsi aditif. Pengujian CBR ini dilakukan dalam kondisi kering atau tidak terendam (unsoaked), dimana menggunakan 60% tanah gambut dari berat kering sampel dicampur dengan 40% SBE dari berat kering sampel ditambah 4%, 6% dan 8% semen dari berat kering sampel serta penambahan Difa SS sebanyak 2% dari berat semen dan untuk campuran kadar airnya sebesar 18,06% yang didapat dari pengujian pemadatan tanah. Proses pembuatan sampel ini meliputi campuran bahan kering (tanah gambut, SBE dan semen) dicampur hingga terjadi perubahan warna. Setelah pencampuran merata hingga terjadinya perubahan warna pada tanah kering maka Difa SS yang sudah dilarutkan dengan air ditambahkan kedalam bahan kering tersebut. Pengujian CBR dilakukan untuk mengevaluasi peningkatan daya dukung tanah setelah penambahan stabilisator dan didiamkan selama kurung waktu 1 hari, 4 hari dan paling lama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan aditif Difa Soil Stabilizer, semen, dan SBE secara sinergis mampu meningkatkan nilai CBR tanah gambut secara signifikan, menjadikannya lebih layak sebagai material subgrade jalan. Hasil CBR tanah asli yaitu sebesar 2,24% dan setelah dilakukan stabilisasi dengan pancampuran 8% semen dan bahan aditif Difa SS 2% dari semen didiamkan selama 7 hari, nilai CBR meningkat menjadi 7,77%. Peningkatan nilai CBR ini mengindikasikan perbaikan sifat mekanik tanah gambut.
No other version available