Art Original
PENGARUH GRADASI AGREGAT KASAR TERHADAP KEKUATAN BETON MUTU TINGGI TANPA BAHAN TAMBAH
Perkembangan pembangunan di provinsi Kepualau Riau semakin pesat. Bahan konstruksi yang memiliki durability lebih lama serta perawatan yang mudah menjadi pertimbangan utama hal ini tentu sangat terkait dengan ketersedian anggaran pemerintah daerah. Pemerintah provinsi Kepulauan Riau beberapa tahun terakhir mengalami defisit anggaran Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gradasi agregat kasar terhadap kekuatan beton mutu tinggi tanpa bahan tambahan kimia. Pemanfaatan agregat lokal dari Kabupaten Bintan dengan komposisi ukuran agregat kasar yang bervariasi diuji dalam tiga variasi campuran untuk mengetahui kontribusinya terhadap kuat tekan beton. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan menggunakan benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Mutu beton yang direncanakan adalah f'c 40 MPa. Parameter utama yang diuji adalah kuat tekan beton karakteristik, serta uji propertis agregat seperti keausan, gradasi, kadar air, bobot isi dan rongga udara, serta berat jenis dan penyerapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi gradasi agregat kasar memiliki pengaruh signifikan terhadap kekuatan tekan beton. Komposisi A ukuran 1/2:”=30%, ukuran 3/4”=30% dan ukuran 3/8=40% Komposisi B ukuran 1/2”=30% , ukuran 3/4=25%, dan ukuran 3/8=45% dan Komposisi C ukuran 1/2=30% ukuran 3/4”=20% dan ukuran 3/8”=50% menghasilkan nilai kuat tekan karakteristik yang berbeda Komposisi A 51.41MPa luas rata rata bidang hancur 55.850mm2 jumlah rata rata interface bidang pecah 29 buah, Komposisi B =53.02MPa Luas rata-rata Bidang hancur 89.825,00mm2 jumlah rata rata interface bidang pecah 24 Buah dan Komposisi C= 54.58MPa dengan Luas rata-rata Bidang hancur 55.451,70mm2 jumlah rata rata interface bidang pecah 82 Buah. Bahwa dengan penambahan interface dengan cara memperbanyak proporsi gradasi agregat lebih kecil (3/8) dapat menambah kerapatan beton menjadi lebih padat dan memperkecil luas bidang hancur kuat tekan beton sehingga cenderung menghasilkan beton dengan kekuatan tekan yang lebih tinggi.
No other version available