Text
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM REHABILITAS PELAKU PECANDU NARKOBA DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL KOTA PEKANBARU
Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru merupakan salah satu pusat rehabilitasi yang memberikan pelayanan kesehatan atau rehabilitasi kepada klien pecandu narkoba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kulitas pelayanan publik dalam rehabilitasi pelaku pecandu narkoba di Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru. Dalam penelitian ini,peneliti melakukan pendekatan melalui Teori Kualitas Pelayanan (Fitzsimmons 2015) yakni: Realiability (Keandalan), Tangibles (BuktiFisk),Responsiveness(DayaTanggap),Assurance(Jaminan),EmphatyEmpati Adapun Metode yang digunakan adalah kulitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara langsung kepada informan yakni: Plt.Kasubbag Umum, Konselor adiksi ahli muda, Dokter rehabilitasi, Klien rehabilitasi dan Keluarga klien rehabilitasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Dari segi Realiability (Keandalan) dinilai sudah berjalan dengan SOP dan efektif. dari segi Tangibles (Fasilitas) fisik belum optimal ditandai dengan ruang terapi yang sempit, transportasi yang terbatas dan tidak tersedianya ruangan rawat inap bagi klien yang memerlukan tindakan yang intensif. dari segi Responsiveness (Daya tanggap) Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru telah mencapai standar kecepatan pelayanan dengan cepat dan efektif. dari segi Assurance (jaminan) menunjukkan bahwa kenyamanan pelayanan rehabilitasi rawat jalan di Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru telah berhasil dan efektif dalam memenuhi kebutuhan klien atau pasien. dari segi Emphaty (empati) rehabilitasi yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru menunjukkan hasil yang positif.Petugas yang menggunakan bahasa yang ramah dan santun membantu meningkatkan rasa percaya diri klien dan memberikan suasana nyaman bagi klien, sehingga mereka merasa lebih diterima dan tidak tertekan selama proses rehabilitasi.Faktor yang menghambat kualitas pelayanan publik dalam rehabilitasi pelaku pecandu narkoba di Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru terdiri dari: Minimnya Pemahaman Masyarat Tentang Rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional, Fasilitas yang kurang memadai dan keterbatasan dana.
No other version available