Text
Pengembangan Objek Wisata Sejarah Dan Budaya Di Kota Pekanbaru
Kota Pekanbaru merupakan kota yang memiliki peninggalan sejarah dan budaya. Hal itu dapat dilihat dari adanya bangunan lama dan memiliki cerita sejarah. Peninggalan bangunan bersejarah dan budaya berada di Kecamatan Senapelan tepatnya di Kelurahan Kampung Bandar, dimana belum adanya informasi terkait bangunan Sejarah dan budaya, tidak adanya peraturan khusus cagar budaya Kota Pekanbaru sebagai dasar hukum dan belum optimalnya upaya kegiatan pengembangan kawasan bangunan Sejarah dan Budaya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan pengembangan objek wisata sejarah dan budaya Taman Tuan Kadi, Istana Hinggap, dan Rumah Tinggi di Kota Pekanbaru sehingga ditemukan hambatan-hambatan dalam melakukan pengembangan demi meningkatkan target kunjungan wisata. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive informan. Sumber data penelitian adalah berdasarkan wawancara dan observasi lapangan. Teknik analisis dalam mengidentifikasi karakteristik dan pengembangan bangunan sejarah dan budaya, faktor internal dan faktor eksternal menggunakan analisis kualitatif dengan metode wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian ini adalah teridentifikasinya karakteristik Tangible dan Intangible Objek Wisata Tuan Kadi, Istana Hinggap dan Rumah Tinggi. Faktor internal dan faktor eksternal dengan pengolahan data menggunakan SWOT. Telah dilakukan wawancara kepada enam informan, yaitu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Bappeda, Akademisi, Sejarawan, LAM, dan Pemilik Bangunan Bersejarah. Kemudian terdapat arahan fisik bangunan sejarah dan budaya dengan upaya kegiatan pengembangan. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan pengelola mampu menjaga, melestarikan dan merawat objek wisata sebagai warisan sejarah dan budaya, memberikan terobosan atraksi sebagai daya tarik lain. pemerintah diharapkan berperan aktif dalam melakukan peningkatan kepariwisataan obyek wisata sebagai pariwisata budaya. Kata Kunci: , Pekanbaru, Pengembangan
No other version available