Text
ANALISA PERBANDINGAN METODE HYBRID ALKALI DENGAN SOFTENED WATER PADA PROSES INJEKSI ALKALI SURFAKTAN POLIMER (ASP) DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEROLEHAN MINYAK DI LAPANGAN TS MENGGUNAKAN SIMULATOR CMG GEM 2020
Lapangan TS merupakan salah satu lapangan minyak tua (mature field) yang masih memiliki potensi perolehan minyak yang signifikan, dengan sisa cadangan mencapai 66,49% dari Original Oil in Place (OOIP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas dua metode injeksi kimia, yaitu Softened Water dan Hybrid-Alkali, dalam proses injeksi Alkali-Surfaktan-Polimer (ASP) menggunakan simulasi numerik tiga dimensi berbasis perangkat lunak CMG STARS. Metode Softened Water mengandalkan air injeksi yang telah dikondisikan bebas ion divalen (Ca²? dan Mg²?) untuk mencegah degradasi polimer dan presipitasi surfaktan. Sementara itu, metode Hybrid-Alkali menggunakan kombinasi alkali (Na?CO? dan Na?PO?) yang memungkinkan pembentukan surfaktan in-situ serta meningkatkan toleransi terhadap salinitas tinggi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode Hybrid-Alkali secara konsisten menghasilkan Recovery Factor (RF) dan volume produksi minyak yang lebih tinggi dibandingkan metode Softened Water pada seluruh variasi konsentrasi. RF maksimum dari metode Hybrid-Alkali mencapai 14,05%, sedangkan Softened Water hanya mencapai 9,94%. Dengan demikian, metode Hybrid-Alkali terbukti lebih efektif dan direkomendasikan untuk diimplementasikan di Lapangan TS dalam upaya memaksimalkan perolehan minyak melalui pendekatan Enhanced Oil Recovery (EOR).
No other version available