Text
Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SD IT Bunayya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD IT Bunayya Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitia ini terdiri dari guru dan siswa kelas IV Bilal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Di lihat dari hasil observasi proses pembelajaran aktivitas guru pada siklus I skor 78.12 dengan kriteria Baik, dan pada siklus II didapatkan skor 96.87 dengan kriteria Sangat Baik.Sedangkan hasil observasi proses pembelajaran aktivitas siswa pada siklus I skor 65.62 dengan kriteria Cukup dan pada siklus II skor 84.37 dengan kriteria Baik. Hasil tes siswa pada siklus I terdapat 19 siswa (75%) kategori “sedang”, 9 siswa (25%) kategori “rendah” dan tidak terdapat siswa pada kategori tinggi. Sedangkan pada siklus II terdapat 17 siswa (60%) kategori “tinggi”, 11 siswa kaetgori “sedang” dan tidak terdapat siswa pada kategori “rendah”. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari 73.7% (siklus I) menjadi 87% (siklus II). Kemudian hasil angket kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I terdapat 5 siswa dengan kategori Rendah, 23 siswa dengan kategori Sedang dan tidak ada siswa dengan kategori Tinggi. Lalu pada siklus II terjadi peningkatan yaitu 10 siswa dengan kategori Tinggi, 18 siswa dengan kategori Sedang dan tidak ada siswa dengan kategori Rendah. Terjadi peningkatan rata-rata kelas dari 71.2% (siklus I) menjadi 86.8% (siklus II).
No other version available