Text
ANALISIS WACANA TEKS BERITA PENOLAKAN ETNIS ROHINGYA DI ACEH PADA MAJALAH TEMPO EDISI DESEMBER 2023
Penelitian ini menganalisis pemberitaan Majalah Tempo edisi Desember 2023 tentang penolakan pengungsi etnis Rohingya di Aceh, dengan menggunakan model analisis wacana Teun A. Van Dijk, khususnya pada dimensi teks yang mencakup struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro. Fokus penelitian adalah melihat bagaimana Tempo membingkai isu kemanusiaan ini melalui struktur teks dan gaya pemberitaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua edisi Tempo memiliki narasi berlanjut. Edisi pertama lebih menekankan penolakan masyarakat lokal dan alasan penolakan, sedangkan edisi kedua menyajikan cerita yang lebih emosional dan empatik terhadap pengungsi. Tempo memperlihatkan kecenderungan pada jurnalisme sastra, menggunakan gaya naratif dan metafora untuk membangun kedekatan emosional dengan pembaca. Namun, kritik terhadap pemerintah atau lembaga terkait minim ditemukan. Selain itu, aspek identitas Islam yang relevan dalam konteks solidaritas tidak dieksplorasi secara mendalam. Tempo lebih menonjolkan sisi kemanusiaan daripada posisi kritisnya terhadap pemerintah. Temuan ini memberikan pemahaman mengenai bagaimana media memengaruhi persepsi publik melalui strategi representasi dan pemilihan sudut pandang dalam peliputan isu pengungsi.
No other version available