ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pengaruh Perbagai Model Tumpangsari terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merril)
Bookmark Share

Text

Pengaruh Perbagai Model Tumpangsari terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merril)

YUNI HARTINI - Personal Name; Prima Wahyu Titisari - Personal Name;

Penelitian dengan berjudul “Pengaruh Berbagai model tumpangsari terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai edamame (Glycine max (L.) Merril). Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, selama tiga bulan mulai dari bulan Januari sampai Maret 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Berbagai model tumpangsari terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai edamame (Glycine max (L.) Merril). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan: monokultur (kontrol), single row, double row zig-zag, double row vertical, dan box sistem. Masing-masing satuan percobaan diulang tiga kali dan setiap satuan percobaan terdiri dari 8 tanaman kedelai, dimana 4 tanaman dijadikan sebagai sampel, sehingga diperoleh keseluruhannya yaitu 120 tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, umur berbunga, luas daun, umur panen, jumlah polong per tanaman, berat polong segar, kadar klorofil daun, intensitas cahaya matahari, dan nilai kesetaraaan lahan. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan pada uji BNJ taraf 5%. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai model tumpangsari berpengaruh nyata terhadap parameter yang diukur. Model double row vertical menghasilkan hasil terbaik, dengan tinggi tanaman mencapai 23,1 cm, luas daun 65,8 cm², 24,93 polong per tanaman, dan berat polong segar 70,03 g per tanaman. Model double row zig-zag menghasilkan hasil terbaik umur berbunga 29 HST serta system monokultur menghasilkan hasil terbaik pada kadar klorofil daun 42,13 klorofil/mm² dan intensitas cahaya 0,75 lux. Dengan demikian, model penanaman tumpangsari double row vertical memiliki potensi kuat untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi edamame, menjadikannya strategi yang menjanjikan untuk pertanian berkelanjutan.


Availability
#
Agroteknologi (Fakultas Pertanian) Location name is not set
ETD3321II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
Indonesia
NPM
214110116
Publisher
Agroteknologi : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Kata Kunci: Edamame, Glycine max, Pertanian Berkel
Other Information
Petugas
Budi Santoso
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?