ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KONVERGENSI SIMBOLIK TEPUK TEPUNG TAWAR PADA PROSESI PERNIKAHAN ADAT MELAYU DI KWCAMATAN KEMUNING
Bookmark Share

Text

KONVERGENSI SIMBOLIK TEPUK TEPUNG TAWAR PADA PROSESI PERNIKAHAN ADAT MELAYU DI KWCAMATAN KEMUNING

RIKO FEBRYADI - Personal Name; Happy Wulandari - Personal Name;

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam ritual tepuk tepung tawar pada prosesi pernikahan adat Melayu di Kecamatan Kemuning, Provinsi Riau. Ritual ini merupakan warisan budaya yang sarat nilai simbolik, dan masih digunakan dalam masyarakat sebagai bagian dari permohonan restu dan doa keselamatan bagi kedua mempelai. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana makna simbolik dari ritual tersebut dipahami, dipertahankan, dan diwariskan oleh masyarakat antar generasi, serta bagaimana proses komunikasi budaya berlangsung dalam konteks ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi etnografi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat dan generasi muda, baik yang pernah maupun yang belum pernah terlibat langsung dalam prosesi tepuk tepung tawar. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada teori Konvergensi Simbolik dari Ernest Bormann untuk menelusuri proses pembentukan makna kolektif dalam komunitas budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepuk tepung tawar dimaknai sebagai simbol pembersihan diri, perlindungan, dan harapan akan kehidupan yang sakinah bagi pasangan pengantin. Masyarakat adat menekankan pentingnya pelestarian makna simbolik ini melalui peran aktif Lembaga Adat Melayu (LAM) dan tokoh adat dalam mentransmisikan nilai-nilai budaya. Sementara itu, terdapat perbedaan dalam pemahaman dan keterlibatan generasi muda, yang sebagian mulai mengalami pergeseran makna akibat pengaruh modernisasi. Simpulannya, ritual tepuk tepung tawar tidak hanya berfungsi sebagai tradisi seremonial, tetapi juga sebagai media komunikasi simbolik yang menyatukan nilai-nilai budaya melalui cerita bersama (symbolic convergence) yang hidup dalam masyarakat Melayu Kemuning.


Availability

No copy data

Detail Information
Call Number
Komunikasi 561 Rik k
Language
Indonesia
NPM
199110214
Publisher
Ilmu Komunikasi : Universitas Islam Riau., 2025
Keyword(s)
Komunikasi Budaya
makna simbolik
Tepuk Tepung Tawar
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?