Text
HUBUNGAN GRIT DAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA SANTRI PONDOK PESANTREN
Hubungan antara grit dan subjective well-being pada santri pomdok pesantren darus sallam Al-Bantani. Grit merupakan kemampuan individu untuk mempertahankan semangat dan ketekunan dalam mencapai tujuan jangka panjang, sementara subjective well-being mencerminkan penilaian subjektif seseorang terhadap kebahagiaan dan kepuasan hidupnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, dengan subjek 133 santri teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dan data dikumpulkan dengan skala likert serta skala subjective well-being yang mencakup aspek affective dan life satisfaction. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi person. Hasil analisi menunjukan adanya hubungna positif yang signifikansi sebesar 0,000 (p
No other version available