Text
Analisis Usahatani dan Strategi Pengembangan Usaha Tanaman Hias Philodendron Pada Usaha Roni Flower Di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru
Rimsa Lusiana Gultom (204210220), Analisis Usahatani dan Strategi Pengembangan Usaha Tanaman Hias Philodendron pada Usaha Roni Flower di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Dibawah Bimbingan Ibu Ilma Satriana Dewi, SP., M.Si. Roni Flower merupakan salah satu usaha tanaman hias yang terletak di kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis karakteristik pengusaha dan profil usaha. (2) Menganalisis penggunaan input dan teknologi budidaya tanaman hias Philodendron. (3) Menganalisis biaya produksi, produksi, pendapatan, efisiensi usahatani tanaman hias Philodendron. (4) Menganalisis strategi pengembangan usahatani tanaman hias Philodendron Pada Usaha Roni Flower di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey yang bertempat di Usaha Roni Flower di Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan dimulai dari Agustus 2024 sampai Januari 2025. Penentuan responden dilakukan secara sensus yang terdiri dari 1 orang tenaga kerja dan pengusaha. Data dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder. Jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitan menunjukkan bahwa: 1) Pengusaha berusia 42 tahun dan tenaga kerja 47 tahun merupakan kelompok usia produktif. Tingkat pendidikan pengusaha SMK dan tanggungan keluarga sebanyak 5 orang, Pengalaman pengusaha sudah 21 tahun. Dengan modal usaha senilai Rp. 20.000.000. 2) Teknologi Budidaya yaitu pemilihan pot berdiameter 20 cm dan tinggi 12 cm, penyiapan media tanam yaitu alat dan bahan, penyiapan dilakukan dengan mencampurkan bahan dengan perbandingan 1:1, penanaman bibit dengan kedalaman 5 cm di dalam pot, pemupukan dilakukan 1-2, pengendalian hama dan penyakit dengan mencampur obat-obatan berdosis 1 liter air dan decis 1 sendok teh yang disemprotkan seminggu sekali, pemanenan dilakukan setelah tanaman berusia 5-6 bulan. 3) Total biaya usahatani senilai Rp. 2.672.257. Dengan biaya tetap Rp. 354.918/bulan dan biaya variabel Rp. 2.317.339, pendapatan kotor Rp.5.500.000/bulan dan pendpatan bersih Rp.2.827.750/bulan apabila tanaman hias philodendron yang terjual rata-rata 11 pot/bulan. Efisiensi usahatani senilai 2,05. 4) Perhitungan analisis matriks SWOT memberikan alternative strategi yang sesuai dengan keadaan faktor lingkungan internal dan eksternal yang dimiliki untuk pengembangan Bisnis, yaitu strategi S-T (Strenghts-Threat) dengan skor alternatif strategi senilai 0,108 dan perhitungan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) memberikan alternatif strategi yang sesuai dengan strategi yang diterapkan yaitu memanfaatkan lokasi dan luas lahan yang mendukung dengan nilai alternatif pengembangan strategi 3,618.
No other version available