Text
Analisis Faktor-Faktor Kesulitan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas III C di SDN 193 Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas III C di SDN 193 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Kerangka konseptual penelitian merujuk pada teori perkembangan membaca awal dari Jeanne Chall, yang memandang kemampuan membaca sebagai hasil interaksi antara kesiapan kognitif, lingkungan literasi, dan dukungan afektif. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru wali kelas dan 4 orang siswa yang mengalami kesulitan membaca. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kurangnya dukungan dari keluarga dan terbatasnya fasilitas sekolah. Pernyataan ini diperkuat dengan pernyataan siswa bahwa siswa tersebut tidak memiliki buku di rumah, sehingga tidak pernah latihan membaca. Faktor internal juga turut berperan, seperti rendahnya minat baca, kurangnya motivasi, perkembangan sosial-emosional yang belum stabil, dan variasi kemampuan kognitif antar siswa. Temuan ini diperkuat dengan pernyataan guru bahwa siswa sering kehilangan fokus saat membaca dan cepat merasa bosan. Upaya yang telah dilakukan pendidik mencakup pembimbingan individual, penerapan strategi pembelajaran interaktif, dan pemberian penguatan positif. Namun, integrasi teknologi dalam kegiatan membaca masih terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa perlunya keterlibatan keluarga dan pengembangan kapasitas guru dalam menggunakan metode serta media pembelajaran yang sesuai untuk mendukung keterampilan membaca permulaan siswa.
No other version available