Text
Pengaruh Metode Role Play Terhadap Pemahaman Perilaku Perundungan Siswa Kelas V
Perundungan, atau bullying, adalah tindakan berulang yang bertujuan menyakiti seseorang baik secara mental maupun fisik. Fenomena ini menjadi perhatian serius di lingkungan sekolah. Salah satu upaya efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai perilaku perundungan adalah melalui metode bermain peran (role play). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode role play terhadap peningkatan pemahaman perilaku perundungan pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 29 siswa kelas VA SDN 193 Pekanbaru sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara kuantitatif dengan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05). Angka ini mengindikasikan penolakan hipotesis nol (H0) dan penerimaan hipotesis alternatif (H1), membuktikan adanya pengaruh signifikan metode role play dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai perilaku perundungan. Peningkatan pemahaman ini terlihat jelas dari skor posttest yang secara konsisten lebih tinggi dibandingkan skor pretest. Metode role play terbukti efektif memfasilitasi siswa untuk menghayati berbagai perspektif, memahami dampak negatif perundungan, dan mengembangkan empati, sehingga pemahaman mereka terhadap perilaku ini menjadi lebih komprehensif. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode role play sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap perilaku perundungan. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya mengintegrasikan role play sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dalam kurikulum sekolah untuk membentuk lingkungan belajar yang lebih aman dan bebas perundungan.
No other version available