Text
Analisis Usahatani Padi Sawah Di Desa Pematang Sikek Kecamatan Rimbo Melintang Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH DI DESA PEMATANG SIKEK KECAMATAN RIMBO MELINTANG KABUPATEN ROKAN HILIR. Di bawah bimbingan Bapak Heriyanto, S.P., M.Si. Kabupaten Kabupaten Rokan Hilir merupakan salah satu sentra produksi padi utama di Provinsi Riau. Meskipun tingkat produksinya relatif tinggi, efisiensi ekonomi di tingkat petani masih menghadapi tantangan, terutama terkait fluktuasi biaya faktor produksi seperti pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik petani padi sawah, mengetahui teknik budidaya usahatani padi sawah yang diterapkan petani, serta mengkaji usahatani (faktor produksi, biaya produksi, pendapatan, dan efisiensi) di Desa Pematang Sikek, Kecamatan Rimbo Melintang, Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian dilakukan pada mei -Juli 2025 menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling terhadap 30 petani (50% dari populasi 60 petani) Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata umur petani adalah 50 tahun, lama pendidikan 9 tahun, pengalaman berusahatani 16 tahun, jumlah tanggungan keluarga 3 jiwa, dengan status lahan milik sendiri dan modal berasal dari dana pribadi. Teknik budidaya meliputi penggunaan tenaga kerja 25,82 HOK, pemupukan dengan urea 120,6 kg/ha/tahun, Phonska 60,3 kg/ha/MT/tahun, SP-36 90,45 kg/ha/MT/tahun, penggunaan pestisida Admil 2,71 liter/ha/tahun, Stadium 2,17 liter/ha/tahun, Bestnoit 395,13 gram/ha/tahun, serta pengelolaan air dan pengendalian hama terpadu. Produksi rata-rata mencapai 1.658 kg/ha/MT/tahun dengan pendapatan kotor Rp 10.192.000 dan pendapatan bersih Rp 5.550.562/ha/MT/tahun. Nilai R/C ratio sebesar 2,20 menunjukkan bahwa usahatani padi sawah di wilayah ini layak dan menguntungkan untuk diusahakan.
No other version available