Text
NOVASI PELAYANAN SAMSAT TANJAK DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI SAMSAT SIMPANG TIGA BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI RIAU
Penelitian ini membahas penerapan inovasi layanan Samsat Tanjak di Samsat Simpang Tiga dalam upaya meningkatkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor.. Analisis dilakukan menggunakan lima dimensi sebagai indikator penelitian, yaitu: (1) innovation involving change in characteristics and design of service products and production processes; (2) delivery innovation, (3) conceptual innovation, (4) administrative and organizational innovation dan (5) system interaction innovation. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap sembilan informan utama terkait layanan Samsat Tanjak, yaitu Kepala UPT, Kasubag Tata Usaha, Kasi Penerimaan, Korrdinator Samsat Tanjak, Petugas Polri, Petugas Jasaraharja, dan tiga orang Wajib Pajak. Hasil wawancara kemudian dianalisis secara teoritis dan diinterpretasikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Samsat Tanjak mengubah layanan menjadi model yang lebih mobile, terdesentralisasi, dan kolaboratif, didukung oleh struktur organisasi yang ramping dan mekanisme koordinasi yang semakin kuat. Transformasi ini menghasilkan layanan publik yang modern, responsif, dan berorientasi pada peningkatan nilai bagi pengguna. Pertama, pada dimensi Innovation involving change in characteristics and design of service products and production processes, terjadi pergeseran dari layanan yang sentralistik, birokratis, dan statis ke model layanan mobile yang terdesentralisasi dan terintegrasi dengan teknologi portable. Kedua, pada dimensi Delivery Innovation, paradigma layanan berubah dari metode pasif menjadi aktif, dengan konsep jemput bola secara terjadwal di titik-titik strategis. Ketiga, pada dimensi Conceptual Innovation, konsep layanan bergeser dari aksesibilitas terbatas yang hanya mengandalkan kantor pusat menuju paradigma desentralistik, mobile, dan kolaboratif. Keempat, pada dimensi Administrative and Organizational Innovations, terjadi perubahan struktur organisasi dari model birokrasi terpusat menjadi struktur yang ramping, dinamis, dan desentralisasi guna mempercepat pengambilan keputusan serta meningkatkan koordinasi. Kelima, dalam konteks System Interaction Innovations, terjadi peningkatan signifikan pada mekanisme koordinasi internal dan kemitraan strategis dalam ekosistem Samsat Tanjak.
No other version available