Text
Analisis Kesulitan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SDN 139 Pekanbaru
Studi kualitatif deskriptif ini mengkaji penerapan budaya malu dalam membentuk karakter disiplin guru di MAPN 4 Medan. Budaya malu, yang didasarkan pada norma-norma sosial, menekankan tanggung jawab atas kesalahan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan staf administrasi. Analisis data mengikuti empat tahap: pengumpulan, pengurangan, presentasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya malu di MAPN 4 Medan telah efektif, meski belum terintegrasi sepenuhnya. Sosialisasi dilakukan melalui pelatihan moral, program motivasi, dan menanamkan nilai-nilai budaya malu. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun disiplin guru dan memperkuat identitas moral, yang mengarah pada peningkatan tanggung jawab dan profesionalisme. Perubahan positif yang diamati termasuk penurunan pelanggaran aturan dan keterlambatan. Terlepas dari hambatan seperti resistensi budaya, pendekatan keseluruhan untuk menumbuhkan rasa malu yang disertai dengan motivasi secara positif mempengaruhi karakter disiplin dan identitas moral, mendorong disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme yang lebih besar, meskipun kesadaran individu masih diperlukan.
No other version available