Text
Pemanfaatan panel surya pada mesin pelorot malam/lilin kain batik di kerajinan batik serunai melayu riau
Peningkatan kebutuhan energi pada sektor industri kecil dan menengah, khususnya UMKM batik, mendorong pencarian solusi energi alternatif yang efisien dan ramah lingkungan. Di Pekanbaru, potensi radiasi matahari tinggi sepanjang tahun menjadikan energi surya sebagai solusi yang layak untuk dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menerapkan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber daya untuk mesin pelorot malam/lilin pada kerajinan Batik Serunai Melayu Riau. Metode penelitian mencakup studi literatur, analisis data klimatologi BMKG, perhitungan kebutuhan listrik (500?W × 8 jam/hari), serta rancangan teknis PLTS menggunakan dua panel surya monokristal 500?Wp, baterai VRLA 12?V 200?Ah, inverter 1000?VA, dan solar charge controller MPPT 60?A. Hasil pengujian lapangan menunjukkan sistem mampu menyediakan daya secara konsisten, stabil, dan efisien, dengan pengurangan ketergantungan pada PLN sebesar ±85?% dan penurunan biaya operasional hingga 30?%. Selain itu, penggunaan energi terbarukan ini berdampak positif terhadap penurunan emisi karbon. Kesimpulannya, integrasi PLTS pada mesin pelorot malam batik terbukti layak diterapkan pada skala UMKM, meningkatkan kemandirian energi, efisiensi biaya, dan mendukung upaya keberlanjutan lingkungan.
No other version available