Text
GAMBARAN COPING STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI
Mahasiswa tingkat akhir kerap menghadapi tekanan akademik dan psikologis yang tinggi, terutama dalam proses penyusunan skripsi, yang berpotensi memicu stres dan berdampak negatif terhadap kesehatan mental serta performa akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran coping stres pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Islam Riau yang sedang menyelesaikan skripsi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 391 responden, ditentukan melalui rumus Slovin dari populasi 5.000 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan skala coping stres berdasarkan teori Lazarus dan Folkman, yang mencakup dua dimensi utama: problem focused coping dan emotional focused coping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori coping stres sedang (42,2%). Strategi emotional focused coping lebih dominan digunakan (kategori cukup, 47,6%) dibandingkan problem focused coping yang cenderung rendah (53,2%). Berdasarkan fakultas, mahasiswa dari Psikologi, Teknik, dan Ekonomi cenderung memiliki coping stres pada kategori cukup, sedangkan mahasiswa Fakultas Hukum berada pada kategori rendah. Dari segi usia, coping stres tertinggi ditemukan pada kelompok usia 26–30 tahun, dan secara angkatan, mahasiswa angkatan 2021 menunjukkan proporsi tertinggi pada kategori cukup. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa tingkat akhir belum sepenuhnya mampu mengoptimalkan strategi coping yang bersifat adaptif, khususnya dalam penyelesaian masalah secara langsung.
No other version available