Text
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI WADAH KOMUNIKASI VIRTUAL PETANI KELAPA DESA BAUNG REJO JAYA
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Desa Baung Rejo Jaya, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, yang dikenal sebagai desa penghasil kelapa hibrida, mulai memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi virtual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana para petani kelapa memanfaatkan media sosial dalam aktivitas kesehariannya, terutama dalam berbagi informasi seputar pertanian, berdiskusi mengenai tantangan usaha tani, serta membangun jejaring sosial di tengah keterbatasan akses infrastruktur dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari enam orang petani kelapa yang aktif menggunakan media sosial, terutama Facebook dan WhatsApp. Teknik pengambilan informan dilakukan secara purposive dan snowball sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif dari Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan penting dalam memfasilitasi komunikasi virtual antar petani kelapa di Desa Baung Rejo Jaya. Para petani memanfaatkan media sosial untuk berbagi informasi terkait pertanian, berdiskusi tentang harga pasar, serta menjalin hubungan dengan pedagang dan penyuluh pertanian. Meskipun masih terkendala oleh keterbatasan infrastruktur dan rendahnya literasi digital, kehadiran media sosial terbukti membantu meningkatkan efisiensi komunikasi dan memperluas akses informasi bagi petani. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital dan penyediaan infrastruktur penunjang sebagai upaya mendukung optimalisasi media sosial dalam dunia pertanian.
No other version available