Text
Analisis Manajemen Risiko Pada Proyek Pembangunan Gedung Di Pekanbaru
Pembangunan gedung di Kota Pekanbaru menghadapi berbagai tantangan yang dapat menghambat pencapaian tujuan proyek, terutama dari segi waktu, biaya, dan mutu. Risiko seperti kecelakaan kerja, keterlambatan pengiriman material, kekurangan tenaga kerja, hingga perubahan desain sering terjadi dan berdampak signifikan terhadap jalannya proyek. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko potensial yang muncul dalam pelaksanaan proyek pembangunan gedung di Pekanbaru serta menentukan risiko-risiko yang paling dominan untuk kemudian dapat dilakukan penanganan yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 responden dari pihak kontraktor pada tiga proyek berbeda. Data dianalisis menggunakan Severity Index (SI) untuk menilai tingkat keparahan risiko, dan Probability Impact Matrix (PIM) untuk mengelompokkan risiko berdasarkan tingkat dampak dan kemungkinan terjadinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 indikator risiko yang tersebar dalam lima variabel (force majeure, material dan peralatan, tenaga kerja, pelaksanaan, dan desain), sebagian besar masuk dalam kategori risiko rendah, sedang dan tinggi. Terdapat 2 risiko probabilitas berkategori risiko dominan yaitu Tingginya curah hujan/panas (59,2%), dan adanya perubahan desain (56,7%). selanjutnya risiko dominan pada dampak risiko, terdapat 11 risiko yang dikategorikan dominan, dengan nilai tertinggi yaitu risiko adanya perubahan desain (67,5%) yang memberikan dampak terhadap pelaksanaan proyek.
No other version available