Text
Gambaran Psychological Well Being Pada Guru Pendidikan Sekolah Luar Biasa Di Slb X Kota Pekanbaru
Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) menghadapi tantangan berat dalam mendidik anak berkebutuhan khusus (ABK), seperti tekanan emosional, keterbatasan sarana, dan tuntutan profesional yang tinggi. Hal ini dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis (psychological well-being) guru. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi psychological well-being pada guru pendidikan luar biasa di SLB X Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Partisipan berjumlah tiga guru SLB dengan pengalaman kerja minimal enam bulan. Unit analisis adalah individu guru SLB. Data dikumpulkan melalui observasi natural-partisipan dan wawancara semi-terstruktur, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh partisipan memiliki gambaran psychological well-being yang baik. Aspek purpose in life dan positive relations with others muncul dominan, diikuti aspek autonomy, environmental mastery, serta personal growth yang juga berkembang positif. Bahkan guru dengan latar non-kependidikan mampu menyesuaikan diri melalui pengalaman dan pembelajaran mandiri. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan dukungan berkelanjutan agar guru SLB tetap termotivasi dan mampu mempertahankan kesejahteraan psikologisnya.
No other version available