Text
PENGARUH GEOPOLITIK INDONESIA, MALAYSIA, DAN SINGAPURA, TERHADAP KERAGAMAN BUDAYA DI PROVINSI RIAU STUDI KASUS PEKANBARU
Artikel ini membahas tentang kerja sama di Asia Tenggara, yaitu Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura, yang dapat menjadi batu sandungan menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN. Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura (IMS-GT) merupakan kerja sama segitiga pertumbuhan antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Kerja sama ini telah berlangsung selama lebih dari 20 tahun dan kini berjalan seiring dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). MEA merupakan bentuk kerja sama ASEAN yang ingin mewujudkan integrasi ekonomi di Asia Tenggara. MEA juga bertujuan untuk menciptakan kawasan yang memiliki arus investasi tinggi dengan program-program yang akan diambil. Namun, dengan adanya IMS-GT, pencapaian MEA dapat terhambat. Dengan demikian, penelitian ini akan menganalisis bagaimana kerja sama sub-regional IMS-GT dapat berdampak pada proses MEA. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMS-GT berpotensi menjadi batu sandungan bagi MEA. Artikel ini hanya akan berfokus pada bentuk-bentuk kolaborasi IMS-GT, sehingga bentuk kerja sama lainnya tidak akan dibahas. Identitas tempat dapat diubah dan direkonstruksi. Hal ini dipandang mampu mendukung perubahan dinamis dalam kehidupan nyata melalui transformasi praktik dan artikulasi hubungan sosial. Dalam pengertian ini, identitas dipengaruhi oleh budaya dan produksi budaya, dan merupakan proses yang tidak tetap, belum selesai, dan bervariasi yang memengaruhi tempat dan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menyelidiki pengaruh budaya Melayu terhadap identitas di kota Pekanbaru. Data lapangan dikelompokkan, dianalisis, dan diinterpretasikan dalam proses berulang untuk memperluas pemahaman tentang proses rekonstruksi identitas, dan bagaimana identitas di pinggiran menjadi seperangkat identitas kolektif yang eksklusif. Dengan demikian, makalah ini menunjukkan hubungan antara budaya dan identitas tempat yang diidentifikasi melalui arsitektur dan perubahan sosial-budaya dalam masyarakat perkotaan.
No other version available