Text
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN SCHOOL WELL BEING PADA SISWA DI SEKOLAH INKLUSI
Sekolah inklusi merupakan lingkungan belajar yang menggabungkan siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus dalam satu sistem pembelajaran. Kondisi ini menuntut hadirnya dukungan sosial yang kuat agar seluruh siswa dapat merasa nyaman, diterima, dan terlibat dalam proses belajar. Dukungan teman sebaya berperan penting dalam membantu siswa merasa diterima, dihargai, dan aman di lingkungan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel sampling aksidental. Subjek penelitian berjumlah 228 siswa dari dua sekolah inklusi di Pekanbaru. Instrumen yang digunakan berupa skala dukungan teman sebaya yang disusun berdasarkan teori Sarafino (2019) dan skala school well-being berdasarkan teori Konu dan Rimpela (2002). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS 23 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan teman sebaya dan school well-being (r = 0,402; p < 0,05). Artinya, semakin tinggi dukungan teman sebaya yang diterima siswa, semakin tinggi pula tingkat school well-being yang mereka rasakan. Penlitian ini menunjukkan pentingnya peran dukungan sosial dalam menciptakan kesejahteraan siswa di sekolah inklusi.
No other version available