Text
PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, FINANCIAL DISTRESS DAN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR CONSUMER CYCLICALS DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) 2021-2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, financial distress, dan intellectual capital terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Nilai perusahaan merupakan salah satu indikator penting bagi investor dalam menilai kinerja dan prospek suatu perusahaan. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi kepemilikan manajerial, tingkat financial distress yang diukur dengan Altman Z-Score, serta intellectual capital yang diukur menggunakan metode VAIC™? (Value Added Intellectual Coefficient). Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh total sampel sebanyak 21 perusahaan selama 4 tahun pengamatan, atau sebanyak 84 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik Statistical Product and Service Solutions (SPSS) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa besarnya kepemilikan saham oleh manajemen belum cukup kuat untuk memengaruhi keputusan yang dapat meningkatkan nilai perusahaan. Financial Distress berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. yang berarti pasar menilai perusahaan yang sedang mengalami tekanan keuangan memiliki potensi pemulihan atau perbaikan sehingga tetap menarik bagi investor. Sementara itu, Intellectual Capital tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, menunjukkan bahwa aset intelektual belum menjadi pertimbangan utama investor dalam menilai nilai perusahaan pada sektor consumer cyclicals.
No other version available