Text
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membina Akhlak Pesert Didik di SMP Negeri 3 Batang Angkola
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina akhlak peserta didik serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses pembinaan di SMP Negeri 3 Batang Angkola. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan akhlak peserta didik, seperti rendahnya rasa hormat terhadap guru, penggunaan bahasa yang tidak sopan, kurangnya tanggung jawab akademik, serta perilaku kedisiplinan yang masih rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini meliputi guru PAI dan Kepala Sekolah sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam membina akhlak dilakukan melalui tiga strategi utama: Keteladanan (Uswah Hasanah), dimana guru menerapkan da'wah bil lisan dan da'wah bil hal sebagai model perilaku disiplin dan sopan. Pembiasaan perilaku baik, yang diterapkan melalui budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) dan penegakan tata tertib. Kegiatan keislaman, seperti shalat berjamaah, muhasabah diri, dan peringatan hari besar Islam. Studi ini menemukan beberapa penghambat seperti pengaruh lingkungan pergaulan yang kurang baik, rendahnya kesadaran peserta didik mengenai pentingnya akhlak, serta kurangnya perhatian keluarga dalam pembinaan akhlak anak. Meskipun demikian, pembinaan yang dilakukan guru PAI telah menunjukkan perkembangan positif pada peserta didik, terutama dalam sikap religius, kedisiplinan, dan kesantunan. Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya guru Pendidikan Agama Islam (PAI), serta perlunya kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membina akhlak peserta didik.
No other version available