Text
PENGARUH PENAMBAHAN LAKTOSA TERHADAP EFEKTIVITAS KINERJA BACILLUS SP. UNTUK PENURUNAN VISKOSITAS MINYAK BERAT SEBAGAI ALTERNATIF MEOR
MEOR dianggap lebih ramah lingkungan dan ekonomis dibanding metode lain karena mengandalkan produk metabolit mikroba seperti biosurfaktan, gas, dan enzim. Dalam penelitian ini, Bacillus sp. dipilih karena mampu menghasilkan biosurfaktan dan bertahan dalam kondisi lingkungan ekstrem. Untuk mendukung pertumbuhan dan aktivitas mikroba, ditambahkan sumber karbon berupa laktosa dalam berbagai konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan aditif laktosa dan sukrosa terhadap aktivitas Bacillus sp. dalam menurunkan viskositas minyak bumi untuk aplikasi Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR). Bakteri Bacillus sp. diremajakan dengan berbagai konsentrasi laktosa (5–20%) dan sukrosa (5–20%), kemudian diinkubasi pada suhu tinggi (60 °C) selama 3 hari untuk menguji kemampuan hidupnya serta potensi produksi biosurfaktan pada kondisi termal yang mensimulasikan lingkungan reservoir minyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kombinasi perlakuan, khususnya Bacillus sp. A + laktosa 20% dan Bacillus sp. B + laktosa 5%, mampu bertahan hidup setelah inkubasi 60 °C, yang dibuktikan melalui terbentuknya koloni pada media Nutrient Agar serta morfologi Gram-positif berbentuk batang pada pengamatan mikroskop. Viabilitas ini mengindikasikan bahwa kedua isolat memiliki toleransi termal yang baik. Analisis FTIR memperlihatkan keberadaan gugus fungsi khas biosurfaktan seperti amida I–II, ester, dan rantai alkil, yang menandakan aktivitas metabolik bakteri dalam menghasilkan senyawa permukaan aktif. Aktivitas biosurfaktan tersebut berkorelasi dengan penurunan viskositas minyak, yang menunjukkan bahwa bakteri mampu memodifikasi sifat fisik minyak melalui degradasi parsial dan emulsifikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan laktosa dapat meningkatkan ketahanan dan aktivitas Bacillus sp. pada suhu tinggi, serta mendukung produksi biosurfaktan yang efektif dalam menurunkan viskositas minyak. Temuan ini mengonfirmasi potensi Bacillus sp. sebagai agen MEOR pada reservoir bersuhu tinggi.
No other version available