Text
EFEKTIVITAS PENDISTRIBUSIAN ZAKAT MELALUI PROGRAM RIAU CEMERLANG LEMBAGA AMIL ZAKAT (LAZ) ENERGI KEBAIKAN DI KOTA PEKANBARU
Penelitian ini di latarbelakangi oleh Kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan masih menjadi isu krusial di Indonesia, termasuk di Pekanbaru. Zakat berperan strategis dalam sistem ekonomi Islam untuk menciptakan keadilan sosial, dan keberhasilannya ditentukan oleh efektivitas penyalurannya. Lembaga Amil Zakat (LAZ) Energi Kebaikan Rokan Pekanbaru mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dan menyalurkannya melalui beberapa program, salah satunya adalah Program Riau Cemerlang yang berfokus pada inisiatif pendidikan dan pemberdayaan bagi siswa dari keluarga dhuafa. Namun, data pendistribusian dana zakat Program Riau Cemerlang yang menurun dari tahun ke tahun menunjukkan perlunya peningkatan ketepatan sasaran dan efektivitas program. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Pendistribusian Zakat Melalui Program Riau Cemerlang Lembaga Amil Zakat (LAZ) Energi Kebaikan di Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung kegiatan pendistribusian, dan dokumentasi laporan program. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Informan penelitian meliputi Kepala Pimpinan LAZ, Tim Sosialisasi, serta 3 orang mustahik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Riau Cemerlang dapat dinyatakan efektif dalam pendistribusian zakat karena telah memenuhi sebagian besar indikator yang diukur: Ketepatan Sasaran sudah tercapai melalui verifikasi lapangan yang ketat dan penentuan mustahik sesuai 8 asnaf; Sosialisasi Program berjalan baik melalui media sosial dan pertemuan masyarakat, serta informasi dinilai jelas dan mudah dipahami ; dan Tujuan Program telah sejalan dengan visi lembaga untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian mustahik. Meskipun demikian, aspek Pengawasan dan Monitoring pasca-penyaluran masih perlu ditingkatkan karena kegiatan ini belum terlaksana secara optimal dan jarang dilakukan kunjungan rutin, sehingga sulit untuk menilai efektivitas program secara menyeluruh dan berkelanjutan.
No other version available