Text
Sistem monitoring ayam menggunakan sensor suhu, kelembapan, udara, dan intensitas cahaya pada kandang closed houses
Monitoring kondisi lingkungan dalam kandang ayam saat ini masih banyak dilakukan secara manual. Peternak biasanya mengawasi suhu, kelembapan, kualitas udara, dan intensitas cahaya secara langsung dengan mengecek alat pengukur atau bahkan mengandalkan pengamatan fisik. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring real-time untuk suhu, kelembaban udara, dan intensitas cahaya. Sistem berbasis Internet of Things menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat akuisisi dan pengiriman data. Sensor GYSHT31 dipakai untuk mengukur suhu, DHT22 dipakai untuk mengukur kelembaban, sedangkan sensor MQ-135 untuk mengukur kualitas udara dan sensor GY-302 digunakan untuk intensitas cahaya. Data dikirim real-time melalui Wi-Fi ke server dan disimpan dalam basis data untuk analisis historis serta monitoring kondisi kandang. Peringatan dini mengurangi kejadian suhu panas dan mempercepat respons petugas dibanding prosedur manual. Sistem monitoring yang telah diterapkan dapat memberikan informasi yang akurat kepada peternak ketika parameter lingkungan berada di luar batas yang telah ditentukan. Jika parameter melebihi ambang batas yang ditentukan, maka dashboard akan menampilkan label warning pada parameter yang melebihi batas tersebut. Efektivitasnya terukur dari kemampuannya dalam mengirimkan notifikasi atau peringatan kepada peternak melalui sistem yang mudah diakses.
No other version available