Text
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Financial Distress Pada Bank Syariah Indonesia Tbk Dengan Menggunakan Metode Binary Logistic Regression
Di Indonesia dunia perbankan terbagi menjadi dua, yaitu bank konvensional dan bank syariah. Tugas dari perbankan adalah menghimpun dan menyalurkan dana yang dihimpunnya untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, bank juga harus memperhatikan kesehatan dan kestabilan bank itu sendiri. Financial distress adalah salah satu risiko utama yang dapat dihadapi perusahaan ketika kinerja keuangannya terus menurun. Dalam konteks perbankan syariah, financial distress juga dapat diperburuk oleh ketidakstabilan ekonomi global, fluktuasi nilai tukar, dan risiko gagal bayar dari nasabah. Kondisi perusahaan dapat digambarkan dari analisis yang dilakukan terhadap laporan keuangan. Rasio keuangan digunakan untuk membandingkan angka-angka dalam laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Populasi yang diangkat pada penelitian ini adalah semua bank umum syariah di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Sampel yang memenuhi kreteria inklusi dalam penelitian ini adalah 13 Bank. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh rasio CR,DER, ROA dan TAT Berdasarkan uji wald (uji t) yang menunjukkan bahwa variabel memiliki nilai probabilitas lebih kecil dari 0.05. Berdasarkan hasil ujit Current Ratio (CR) berpengaruh terhadap financial distress hal tersebut dibuktikan dengan nilai probabilitas variabel CR sebesar 0.0018 kurang dari tingkat signifikansi 0.05. Dept to Equity Ratio (DER) nilai probabilitas variabel DER sebesar 0.0055. kurang dari tingkat signifikansi 0.05. Return On Assets (ROA)nilai probabilitas 0.0055 kurang dari tingkat signifikansi 0.05. Total Asset Turnover (TAT) nilai probabilitas 0.0020 kurang dari tingkat signifikansi 0.05. yang artinya rasio CR,DER, ROA dan TAT berpengaruh pada finansial distress.
No other version available