Text
FAKTOR PENENTU KINERJA RANTAI PASOKAN PADA USAHA COFFEE SHOP DI PEKANBARU
Perkembangan jumlah usaha coffee shop di Kota Pekanbaru menunjukkan peningkatan yang signifikan dan menimbulkan persaingan yang semakin ketat, khususnya pada sektor UMKM yang mendominasi industri kuliner. Kondisi tersebut menuntut pelaku usaha untuk mengelola rantai pasokan secara efektif guna menjaga keberlanjutan usaha, meningkatkan efisiensi operasional, serta memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagi informasi, kepercayaan, hubungan jangka panjang, dan kolaborasi terhadap kinerja manajemen rantai pasokan pada UMKM coffee shop di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 120 pelaku usaha coffee shop yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Variabel penelitian diukur berdasarkan indikator yang telah digunakan dalam penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen, yaitu berbagi informasi, kepercayaan, hubungan jangka panjang, dan kolaborasi, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajemen rantai pasokan. Berbagi informasi terbukti meningkatkan akurasi data dan mengurangi ketidakpastian dalam proses rantai pasokan. Kepercayaan antara mitra usaha memperkuat komitmen serta menurunkan risiko dan biaya transaksi. Hubungan jangka panjang memberikan stabilitas dalam kerja sama dan mendukung tercapainya tujuan bersama. Sementara itu, kolaborasi memungkinkan terjadinya koordinasi yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhan pasar dan mengatasi permasalahan operasional. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM coffee shop untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan rantai pasokan melalui transparansi informasi, penguatan hubungan jangka panjang, serta pengembangan pola kerja sama yang strategis. Secara teoritis, temuan penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur mengenai manajemen rantai pasokan pada sektor UMKM, khususnya dalam industri makanan dan minuman di Kota Pekanbaru.
No other version available