Text
Pengaruh Modal Sosial, Kapabilitas Finansial, Orientasi Kewirausahaan Terhadap Daya Saing Bisnis Berkelanjutan Pada UMKM Riau Garden Jl.Hr Soebrantas Pekanbaru
Perhatian pada UMKM di Indonesia saat ini penting sebagai bentuk keberpihakan pada ekonomi kerakyatan. Saat ini persaingan bisnis semakin kompetitif, UMKM di Provinsi Riau menjadi salah satu sektor unggulan yang diutamakan akan perkembangannya karena mampu menggerakkan perekonomian pada daerah, UMKM merupakan salah satu unsur kekuatan yang dapat mendukung pembangunan dan pertumbuhan perekonomian di Indonesia, karena UMKM mampu mengurangi masalah kesenjangan antar golongan pendapatan dan antar pelaku usaha serta dapat memperluas lapangan pekerjaan. Latar belakang masyarakat yang berada di Sentra Industri di Kota Pekanbaru sebagian besar masih mengacu pada asas kekeluargaan serta memegang teguh budaya dan etnis yang ada didaerah merupakan penyebab penbentukan konsep modal sosial yang berkontribusi dalam kemampuan entrepreneur menjalankan bisnis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian kuantiatif merupakan penelitian yang berlandasan pada filsafat positivisme yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pelaku usaha kecil dan menengah yang berada di Riau Garden Pekanbaru berjumlah sebanyak 35 UMKM, Pengambilan jumlah sempel menggunakan teknik Total Sampling dimana seluruh populasi dijadikan responden. sampel yang memenuhi kreteria adalah 30 UMKM. Hasil penelitian penelitian ini terdapat pengaruh Modal Sosial terhadap Kinerja UMKM, hal ini menunjukan bahwa nilai sig. < 0,05 maka Modal Sosial berpengaruh positif terhadap Kinerja UMKM, diketahui bahwa nilai koefisien dari Kapabilitas Finansial sebesar 0,366. Koefisien variabel Kapabilitas Finansial bernilai positif. Nilai signifikan 0,000 lebih kecil 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti terdapat pengaruh Kesiapan Teknologi terhadap Kinerja UMKM, hal ini menunjukanbahwa nilai sig.< 0,05 maka Kapabilitas Finansial berpengaruh positif terhadap Kinerja UMKM, diketahui bahwa nilai koefisien dari Orientasi Kewirausahaan sebesar 0,145. Koefisien variabel Kinerja UMKM bernilai positif. Nilai signifikan 0,000 lebih kecil 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti terdapat pengaruh Orientasi Kewirausahaan terhadap Kinerja UMKM, hal ini menunjukan bahwa nilai sig.< 0,05 maka Orientasi Kewirausahaan berpengaruh positif terhadap Kinerja UMKM.
No other version available