Text
Hubungan Doomscrolling dengan Psychological Distress pada Generasi Z di Kota Pekanbaru
Perkembangan teknologi digital serta meningkatnya intensitas penggunaan media sosial telah memunculkan fenomena doomscrolling, yaitu kecenderungan untuk menelusuri berita dan informasi negatif secara berlebihan melalui platform digital. Perilaku ini diduga berkontribusi terhadap munculnya psychological distress, seperti kecemasan, stres, dan perasaan tidak berdaya, khususnya pada Generasi Z yang memiliki tingkat paparan tinggi terhadap media daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara doomscrolling dan psychological distress pada Generasi Z di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 400 responden Generasi Z yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri atas Doomscrolling Scale (DS) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment untuk menguji hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara doomscrolling dan psychological distress. Nilai koefisien korelasi yang diperoleh adalah r = 0.554, yang berada pada kategori hubungan sedang. Uji signifikansi menghasilkan nilai p = 0.000 (p < 0.05), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi perilaku doomscrolling, semakin tinggi pula tingkat psychological distress yang dialami oleh Generasi Z di Kota Pekanbaru.
No other version available