Text
Kajian Ekofeminisme dalam Novel Sendiri Karya Tere Liye
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami hubungan antara perempuan, alam, dan masyarakat dalam karya sastra. Novel Sendiri karya Tere Liye dipilih karena menampilkan tokoh perempuan yang dekat dengan alam, memiliki nilai spiritual, serta menjalani peran sosial dalam keluarga dan masyarakat. Permasalahan dari penelitian ini ada 3 yaitu bagaimana unsur-unsur ekofeminisme alam, ekofeminisme spiritualis, dan ekofeminisme sosialis yang terdapat dalam novel Sendiri karya Tere Liye. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang ekofeminisme alam, ekofeminisme spiritualis, dan ekofeminisme sosialis/transformatif dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan teori ekofeminisme (Tong, 2006) sebagai landasan utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi dan teknik hermeneutik. Temuan ini menunjukkan bahwa pada unsur ekofeminisme alam ditemukan 16 data yang seluruhnya menggambarkan hubungan erat antara perempuan dan alam. Pada unsur ekofeminisme spiritualis ditemukan 9 data, dengan dominasi indikator saling keterhubungan antara manusia dan alam. Sementara itu, pada unsur ekofeminisme sosialis/transformatif terdapat 5 data dengan dominasi pada keberagaman pengalaman perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Sendiri tidak hanya menggambarkan hubungan perempuan dengan alam, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan, kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, serta menghargai pengalaman hidup perempuan dalam upaya melestarikan alam.
No other version available