Text
Pengaruh Beberapa Perlakuan Kimiawi Berbasis Kulit Buah terhadap Pematahan Dormansi Biji Pinang Betara(Areca catechu L)
Pinang (Arecha catechu L) merupakan salah satu komoditas tanaman perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, tanaman ini memiliki kulit biji yang keras sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dalam berkecambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian berbagai ekstrak kulit buah dan waktu perendaman terhadap pematahan dormansi biji pinang betara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2 faktor. Faktor pertama adalah berbagai ekstrak kulit buah (B) yang terdiri dari 7 taraf perlakuan: yaitu (0) tanpa ekstrak kulit buah, (50%, 100%) ekstrak kulit durian, (50%, 100%) ekstrakkulit jeruk, (50%, 100%) ekstrak kulit matoa. Faktor kedua adalah waktu perendaman (W) yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu: (12 dan 24 jam perendaman) 14 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan, dengan total 42 satuan percobaan. Parameter pengamatan terdiri dari potensi tumbuh maksimum, indeks vigor, waktu berkecambah, intensitas dormansi, tinggi kecambah dan panjang akar. Data pengamatan dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai ekstrak kulit buah memberikan pengaruh terhadap semua parameter. Perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi ekstrak kulit jeruk 100% dan waktu perendaman 24 jam yang memberikan efek terhadap semua parameter pengamatan. Dengan demikian limbah kulit jeruk dapat digunakan sebagai bahan untuk memecahkan dormansi biji pinang.
No other version available