Text
ANALISIS KUAT DUKUNG CERUCUK KAYU BAKAU SEBAGAI PERKUATAN TANAH TERHADAP MOMEN SLOOF BANGUNAN GEDUNG HUNIAN TIGA LANTAI
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh cerucuk kayu bakau sebagai perkuatan tanah terhadap daya dukung pondasi dan momen sloof pada bangunan gedung hunian tiga lantai di atas tanah lunak. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kapasitas tanah lunak dalam menahan beban struktur, yang berpotensi menyebabkan penurunan diferensial serta kegagalan konstruksi jika tidak dilakukan perkuatan yang memadai. Hasil perhitungan menunjukkan beban total yang diterima sloof dan diteruskan ke cerucuk kayu bakau sebesar ±6,492 ton dengan beban merata ±1,298 ton/m. Analisis kuat dukung menggunakan metode statik Mayerhof menghasilkan kapasitas izin cerucuk tunggal sebesar ±0,78 ton, sedangkan konfigurasi kelompok (blok) meningkatkan kapasitas hingga ±42,895 ton. Analisis momen memperlihatkan bahwa penggunaan perkuatan cerucuk mampu menurunkan momen sloof hingga ±433% dibandingkan kondisi tanpa perkuatan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa cerucuk kayu bakau efektif digunakan sebagai metode perkuatan tanah untuk meningkatkan daya dukung pondasi sekaligus mengurangi momen pada sloof. Metode ini direkomendasikan sebagai alternatif perkuatan ekonomis untuk bangunan bertingkat di atas tanah lunak dengan mempertimbangkan kualitas kayu dan desain kelompok tiang.
No other version available