Text
Isu Gender Pada Novel "Genduk Duku" Karya Y.B. Mangunwijaya (Analisis Wacana Kritis)
Penelitian ini membahas isu gender dalam novel Genduk Duku karya Y.B. Mangunwijaya dengan menggunakan perspektif Analisis Wacana Kritis Michel Foucault, terutama konsep relasi kuasa atas tubuh, pikiran, dan identitas perempuan. Latar belakang penelitian berangkat dari kenyataan bahwa karya sastra, khususnya novel, tidak hanya menjadi ruang ekspresi estetis, tetapi juga merepresentasikan struktur sosial, budaya, serta relasi kekuasaan yang membentuk pengalaman hidup perempuan. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana praktik patriarki diwacanakan dalam novel dan bagaimana tokoh perempuan mengalami, merespons, serta menegosiasikan kekuasaan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik analisis isi dan penelitian kepustakaan. Sumber data berupa kutipan-kutipan dalam novel yang menggambarkan praktik objektifikasi, subordinasi, stigmatisasi, manipulasi pikiran, marginalisasi, serta resistensi perempuan terhadap dominasi patriarki. Analisis dilakukan dengan menggunakan empat kategori relasi kuasa menurut Foucault, yakni dominasi, manipulasi, stigmatisasi, dan pengontrolan, serta konsep tubuh sosial dan tubuh seksual. Penelitian juga memadukan tinjauan feminisme-liberal, kultural, dan radikal untuk memperkuat pembacaan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Genduk Duku dan perempuan lain dalam novel berada dalam hegemoni budaya patriarkal yang menganggap perempuan sebagai objek, properti raja, komoditas seksual, serta pekerja domestik yang tak bernilai. Praktik kekuasaan muncul melalui wacana agama, adat, politik feodal, serta norma kecantikan yang membentuk subjektivitas perempuan. Studi ini menegaskan bahwa Genduk Duku merefleksikan dinamika gender dan relasi kuasa dalam masyarakat feodal Jawa, sekaligus memperlihatkan bagaimana kekuasaan bekerja secara halus maupun represif dalam membentuk tubuh dan pikiran perempuan. Penelitian ini berkontribusi pada kajian sastra feminis dan perluasan penerapan teori Foucault dalam analisis wacana sastra Indonesia.
No other version available