Text
STUDI EKSPERIMEN SISTEM PENDINGIN RADIATOR MENGGUNAKAN TiO2/ETHYLENE GLYCOL + H2O NANO FLUIDA TERHADAP EFISIENSI MESIN BENSIN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan nanopartikel Titanium Dioksida (TiO?) pada cairan pendingin terhadap efektivitas radiator, daya pompa, dan efisiensi kerja mesin bensin. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan mesin bensin empat silinder dengan variasi beban 10 kg, 15 kg, dan 20 kg, serta konsentrasi nanopartikel 0%, 0,3%, 0,6%, dan 0,9%. Campuran nanofluida terdiri atas ethylene glycol dan air dengan penambahan TiO? sebagai aditif untuk meningkatkan konduktivitas termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi TiO? secara signifikan meningkatkan efektivitas radiator dan efisiensi termal mesin, serta menurunkan konsumsi bahan bakar spesifik (SFC). Pada beban 20 kg, efektivitas radiator meningkat dari 22,8% pada 0% TiO? menjadi 30,4% pada 0,9% TiO?, sedangkan SFC menurun dari 0,213 kg/kW·jam menjadi 0,206 kg/kW·jam. Namun demikian, peningkatan konsentrasi nanopartikel menyebabkan kenaikan daya pompa dari 13,9 Watt pada 0% TiO? menjadi 14,83 Watt pada 0,9% TiO? akibat meningkatnya viskositas fluida. Secara keseluruhan, penambahan nanopartikel TiO? pada cairan pendingin mampu meningkatkan kemampuan perpindahan panas radiator, menjaga kestabilan suhu mesin, dan meningkatkan efisiensi bahan bakar, meskipun diiringi dengan peningkatan kebutuhan daya pompa. Oleh karena itu, nanofluida berbasis TiO? dapat direkomendasikan sebagai alternatif yang efektif untuk meningkatkan performa sistem pendinginan mesin bensin.
No other version available